
AMBON, AmbonBisnis.com – Maluku Manggurebe 2026 resmi menjadi salah satu agenda yang menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas kreatif, serta generasi muda di Maluku. Berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Pattimura Park, Ambon, kegiatan ini menggabungkan promosi produk lokal, edukasi ekonomi kreatif, dan kampanye ekonomi hijau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pre-event pada Kamis (8/10/2026), kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan resmi pada Jumat (9/10/2026).
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif sekaligus memperluas ruang interaksi antara pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
Kompetisi Kreatif hingga Edukasi Ekonomi Hijau
Maluku Manggurebe 2026 menghadirkan sejumlah kompetisi yang melibatkan kreativitas dan partisipasi generasi muda. Kegiatan tersebut meliputi lomba flashmob, stand-up comedy, Ranking 1, serta kompetisi foto dan video.
Selain hiburan, agenda ini juga menyediakan ruang edukasi melalui talkshow bertema ekonomi kreatif dan ekonomi hijau, serta workshop khusus bagi generasi Z.
Rangkaian diskusi dan pelatihan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan peluang ekonomi baru, mendorong inovasi, dan meningkatkan keterlibatan anak muda dalam pengembangan usaha berbasis kreativitas.
UMKM Lokal Mendapat Ruang Promosi
Dari sisi ekonomi, pameran produk menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan Maluku Manggurebe 2026. Sejumlah UMKM binaan Bank Indonesia (BI) dan pelaku ekonomi kreatif lokal turut mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat.
Kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran, memperkenalkan identitas produk, serta membangun interaksi langsung dengan calon konsumen.
Kehadiran pameran UMKM juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk lokal Maluku yang memiliki potensi untuk dikembangkan di pasar yang lebih luas.
Dorong Produk Bernilai Ekonomis dari Daur Ulang
Maluku Manggurebe 2026 turut mengangkat isu ekonomi hijau melalui edukasi pemanfaatan bahan daur ulang sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.
Kegiatan tersebut dipadukan dengan peragaan busana atau fashion show yang menampilkan kreativitas dalam mengolah bahan bekas menjadi karya bernilai tambah.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kreativitas dan peluang usaha. Pengolahan bahan daur ulang juga berpotensi membuka ruang bagi produk kreatif yang mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Penutupan Dimeriahkan Artis Lokal dan Nasional
Rangkaian Maluku Manggurebe 2026 dijadwalkan berakhir pada Sabtu (10/10/2026). Pada hari penutupan, acara akan dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis lokal hingga nasional.
Kehadiran hiburan tersebut diharapkan menambah daya tarik kegiatan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk mengunjungi area acara dan menikmati berbagai produk serta aktivitas yang ditawarkan.
Melalui perpaduan pameran UMKM, kompetisi kreatif, edukasi, dan kampanye ekonomi hijau, Maluku Manggurebe 2026 menghadirkan ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi usaha lokal dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pertumbuhan ekonomi Maluku. (*)

